ligonews – Suasana mencekam menyelimuti markas Badan Gizi Nasional (BGN) saat tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mendatangi lokasi tersebut secara mendadak.
Publik baru saja mencerna kabar pergantian pimpinan lembaga ini, namun institusi penegak hukum justru menggebrak dengan langkah penyidikan berani. Korps Adhyaksa menyisir sejumlah ruangan demi mencari jejak kasus. Tim penyidik masih menyimpan rahasia perkara ini rapat-rapat.
Langkah Kejagung geledah kantor BGN memicu perhatian luas. Lembaga ini memegang kendali atas triliunan uang negara.
Kejagung Geledah Kantor BGN Cari Bukti Kasus Baru
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M Jeffry membenarkan langkah berani tim khusus tersebut. Dia mengonfirmasi pergerakan pasukan penyidik kepada awak media.
“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” Rabu (3/6/2026).
Jeffry belum membeberkan rincian perkara yang melatari aksi penyidik. Ia menahan informasi mengenai barang bukti. Tim jaksa masih mengumpulkan petunjuk dari lokasi. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) merencanakan gelaran konferensi pers pada sore hari guna mengurai teka-teki ini.
Badai Melanda Pimpinan BGN
Kabar penyidikan ini mencuat sesaat setelah pemerintah merombak struktur petinggi lembaga gizi tersebut. Istana mencopot Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung dari kursi kepemimpinan BGN. Pemerintah lantas menunjuk Nanik S Deyang sebagai komandan baru.
Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari kemudian mendampingi Nanik dengan menduduki kursi wakil.
Nasib Program Makan Bergizi Gratis Pasca Kejagung Geledah Kantor BGN
Pergantian mendadak ini memancing masyarakat melempar berbagai spekulasi. Publik mempertanyakan kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menjadi andalan pemerintah saat ini.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meredam kekhawatiran tersebut. Dia menjamin perombakan struktur ini tidak mengganggu jalannya program strategis negara. Pemerintah tetap memegang komitmen penuh mengeksekusi rencana awal.
“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN,”
Prasetyo menyampaikan penegasan tersebut saat menemui wartawan di Istana, Jakarta. Tim BGN baru kini memikul beban berat. Mereka harus memulihkan kepercayaan publik sambil menghadapi sorotan tajam aparat penegak hukum.


















