LIGONEWS.ID
Rabu, Juni 24, 2026
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Traveling
    Keluarga Pasien Sebut Pelayanan di RS Multazam Gorontalo Tidak Bagus

    Keluarga Pasien Sebut Pelayanan di RS Multazam Gorontalo Tidak Bagus

    Pekerjaan DAK Tahun 2024 dan Dokumen Fisik Lengkap, KPK RI Apresiasi RS Dunda Limboto

    Pekerjaan DAK Tahun 2024 dan Dokumen Fisik Lengkap, KPK RI Apresiasi RS Dunda Limboto

    SYAH Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Cabup STA Apresiasi Tim Medis di RS MM Dunda

    SYAH Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Cabup STA Apresiasi Tim Medis di RS MM Dunda

    NasDem Gorontalo Siapkan Mobil Ambulance Bantu Korban Bencana Alam

    NasDem Gorontalo Siapkan Mobil Ambulance Bantu Korban Bencana Alam

    Kedatangan Ida Dayak di Gorontalo Hoax, Pemilik Gedung Graha Azizah Buka Suara

    Kedatangan Ida Dayak di Gorontalo Hoax, Pemilik Gedung Graha Azizah Buka Suara

    Hamim Pou Sakit Asam Lambung, dr. Ronald : Dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto

    Hamim Pou Sakit Asam Lambung, dr. Ronald : Dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto

    Hamim Pou Dirawat di RSUD Toto Kabila, dr. Ronald : Sakit Darah Tinggi

    Hamim Pou Dirawat di RSUD Toto Kabila, dr. Ronald : Sakit Darah Tinggi

    Datangi Pedagang Takjil, Warga Sebut Bupati Nelson Banyak Tanya Tidak Membeli

    Datangi Pedagang Takjil, Warga Sebut Bupati Nelson Banyak Tanya Tidak Membeli

    Dinkes Kabupaten Gorontalo dan BPOM Gelar Uji Makanan Takjil

    Dinkes Kabupaten Gorontalo dan BPOM Gelar Uji Makanan Takjil

    RS Ainun Habibie Alami Pemadaman Listrik, Kabid Pelayanan : Ini Diluar Kendali Kami

    RS Ainun Habibie Alami Pemadaman Listrik, Kabid Pelayanan : Ini Diluar Kendali Kami

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
  • Opini
No Result
View All Result
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
    • All
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Traveling
    Keluarga Pasien Sebut Pelayanan di RS Multazam Gorontalo Tidak Bagus

    Keluarga Pasien Sebut Pelayanan di RS Multazam Gorontalo Tidak Bagus

    Pekerjaan DAK Tahun 2024 dan Dokumen Fisik Lengkap, KPK RI Apresiasi RS Dunda Limboto

    Pekerjaan DAK Tahun 2024 dan Dokumen Fisik Lengkap, KPK RI Apresiasi RS Dunda Limboto

    SYAH Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Cabup STA Apresiasi Tim Medis di RS MM Dunda

    SYAH Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Cabup STA Apresiasi Tim Medis di RS MM Dunda

    NasDem Gorontalo Siapkan Mobil Ambulance Bantu Korban Bencana Alam

    NasDem Gorontalo Siapkan Mobil Ambulance Bantu Korban Bencana Alam

    Kedatangan Ida Dayak di Gorontalo Hoax, Pemilik Gedung Graha Azizah Buka Suara

    Kedatangan Ida Dayak di Gorontalo Hoax, Pemilik Gedung Graha Azizah Buka Suara

    Hamim Pou Sakit Asam Lambung, dr. Ronald : Dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto

    Hamim Pou Sakit Asam Lambung, dr. Ronald : Dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto

    Hamim Pou Dirawat di RSUD Toto Kabila, dr. Ronald : Sakit Darah Tinggi

    Hamim Pou Dirawat di RSUD Toto Kabila, dr. Ronald : Sakit Darah Tinggi

    Datangi Pedagang Takjil, Warga Sebut Bupati Nelson Banyak Tanya Tidak Membeli

    Datangi Pedagang Takjil, Warga Sebut Bupati Nelson Banyak Tanya Tidak Membeli

    Dinkes Kabupaten Gorontalo dan BPOM Gelar Uji Makanan Takjil

    Dinkes Kabupaten Gorontalo dan BPOM Gelar Uji Makanan Takjil

    RS Ainun Habibie Alami Pemadaman Listrik, Kabid Pelayanan : Ini Diluar Kendali Kami

    RS Ainun Habibie Alami Pemadaman Listrik, Kabid Pelayanan : Ini Diluar Kendali Kami

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
  • Opini
No Result
View All Result
LIGONEWS.ID
No Result
View All Result
Home Daerah

Berdayakan 500 Pengrajin, Produk Karawo Kebanjiran Order di Ajang PENAS XVII

REDAKSI by REDAKSI
in Daerah
0
Berdayakan 500 Pengrajin, Produk Karawo Kebanjiran Order di Ajang PENAS XVII
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

LIGONEWS.ID – Riuh rendah Pekan Nasional PENAS XVII Tahun 2026 di Gorontalo tidak hanya menjadi panggung unjuk gigi bagi sektor teknologi pertanian dan kedaulatan pangan. Di sudut lain pameran, sebuah narasi kebangkitan ekonomi kreatif lokal tengah ditulis lewat jemari-jemari terampil perempuan Gorontalo. Kain Karawo, sulaman tradisional khas serambi Madinah, sukses mencuri perhatian ribuan pengunjung dan memanen omzet besar sepanjang gelaran nasional ini.

Lonjakan pesanan ini bukan sekadar keberuntungan momentum. Di balik kain-kain indah yang dipajang di stan pameran, ada kerja keras kolektif yang melibatkan sedikitnya 500 pengrajin lokal. Langkah pemberdayaan yang terstruktur dari hulu ke hilir yang diinisiasi oleh para pelaku usaha binaan Dekranasda Kabupaten Gorontalo terbukti berhasil menaikkan kelas produk warisan budaya ini menjadi komoditas ekonomi yang bernilai tinggi.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan langsung dampak masif ini adalah ibu Meliansyah, pemilik (owner) dari Meliansyah Karawo. Perempuan asal Palembang yang kini menetap di Gorontalo tersebut mengaku bahwa besarnya permintaan selama agenda PENAS membuat stok produk di galerinya sempat kosong karena seluruh sumber daya pengrajin telah dikerahkan sepenuhnya.

BACA JUGA

Kedatangan Sherly Tjoanda Jadi Pusat Perhatian Peserta PENAS XVII

Tutup Rangkaian PENAS XVII Gorontalo, Kedatangan Presiden Prabowo Disambut Meriah Ribuan Warga

ADVERTISEMENT

“Untuk memenuhi kuota atau permintaan PENAS ini, saya 500 pengrajin, kurang lebih 500 pengrajin itu sudah dikerahkan semua, masih tidak bisa mencukupi. Di galeri kosong, tinggal ini lagi yang stok yang ada. Banyak banget sekali,” ujar Meliansyah saat ditemui di lokasi pameran, Selasa (23/6/2026).

Tingginya harga kain Karawo di pasaran yang dipatok mulai dari Rp300 ribu hingga Rp750 ribu untuk bahan dasar sering kali dipertanyakan oleh pengunjung luar daerah jika dibandingkan dengan kain tradisional lain. Momentum PENAS XVII ini pun dimanfaatkan sebagai ruang edukasi untuk menjelaskan kerumitan proses produksi Karawo yang sepenuhnya mengandalkan buatan tangan (handmade), mulai dari merusak pola kain, mencabut benang, hingga menyulam secara manual.

Melalui pendekatan yang adil dalam menentukan harga upah sulam tanpa menekan para pekerja hulu, geliat bisnis ini terbukti memberikan dampak linier terhadap penguatan ekonomi keluarga para pengrajin di desa-desa. Pendapatan rutin dari hasil menyulam Karawo kini bertransformasi menjadi penopang utama kesejahteraan mereka.

“Saya jujur merinding. Pengrajin saya itu rata-rata sudah meningkat ekonominya. Salah satunya, sudah yang kemarin rumah pitate (dinding bambu/seng) sekarang sudah rumahnya permanen. Dan yang kemarin tidak ada kulkas, sudah bisa beli kulkas. Yang kemarin tidak ada motor, sudah bisa DP motor. Setiap bulannya dibayar dari uang Karawo,” ungkap Meliansyah

Keberhasilan menembus pasar nasional di ajang PENAS ini juga didorong oleh inovasi desain yang lebih segar. Citra kain Karawo yang dahulu melekat sebagai pakaian formal khusus orang tua atau pejabat kini mulai bergeser. Dengan menghadirkan potongan mode modern seperti rompi (vest) dan pakaian kasual, kerajinan sulam ini mulai diminati oleh generasi muda dan berbagai kalangan se-Indonesia, bahkan menarik minat pasar dari wilayah timur seperti Papua.

Melihat potensi pasar yang begitu menjanjikan, tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga konsistensi promosi dan memperluas ekosistem industri kreatif ini agar mandiri dan berkelanjutan, tanpa terus-menerus bergantung pada skema bantuan modal dari pemerintah.

“Harapan saya ke depannya itu, semoga pemerintah lebih memfokuskan lagi di sini untuk bisa mempromosikan, tidak usah muluk-muluk sampai internasional, nasional dulu aja. Hubungan dengan teman-teman media juga diharapkan bisa mengangkat kembali Karawo, bahwa image kain untuk orang tua itu akan kita hilangkan. Anak Gen Z itu justru mereka yang harus tahu ini Karawo,” tambahnya

Ketika lampu pameran PENAS XVII nantinya padam dan para delegasi kembali ke provinsi masing-masing, goresan benang Karawo yang mereka bawa pulang akan menjadi duta budaya yang bercerita tentang keindahan Gorontalo. Bagi ratusan pengrajin di hilir, riuh pesanan bulan ini adalah bukti nyata bahwa tradisi yang dirawat dengan manajemen yang tepat akan selalu menemukan jalannya untuk menghidupi masyarakat.

Penulis: Fathir Antogia

Tags: Kabupaten GorontaloKain KarawoPENAS XVIIUMKM Gorontalo
REDAKSI

REDAKSI

Related Posts

Kedatangan Sherly Tjoanda Jadi Pusat Perhatian Peserta PENAS XVII

Kedatangan Sherly Tjoanda Jadi Pusat Perhatian Peserta PENAS XVII

by REDAKSI
24 Juni 2026
0

LIGONEWS.ID - Ada pemandangan menarik di sela-sela penantian panjang massa menantikan kedatangan Presiden Prabowo Subianto pada penutupan Pekan Nasional (PENAS)...

Tutup Rangkaian PENAS XVII Gorontalo, Kedatangan Presiden Prabowo Disambut Meriah Ribuan Warga

Tutup Rangkaian PENAS XVII Gorontalo, Kedatangan Presiden Prabowo Disambut Meriah Ribuan Warga

by REDAKSI
24 Juni 2026
0

Presiden Prabowo Subianto menyapa ribuan warga dan delegasi pada puncak penutupan PENAS XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026). Dalam pidatonya,...

Temu Usaha Agribisnis PENAS XVII Tahun 2026 Sukses Digelar, Perkuat Hilirisasi dan Kemitraan Usaha Petani-Nelayan

Temu Usaha Agribisnis PENAS XVII Tahun 2026 Sukses Digelar, Perkuat Hilirisasi dan Kemitraan Usaha Petani-Nelayan

by REDAKSI
23 Juni 2026
0

LIGONEWS.ID - Mata rantai industri pangan nasional sering kali terputus di tengah jalan, memisahkan jerih payah petani dan nelayan di...

Kementan Fokus Benahi Sektor Pendukung Pertanian untuk Jaga Stabilitas Pangan

Kementan Fokus Benahi Sektor Pendukung Pertanian untuk Jaga Stabilitas Pangan

by REDAKSI
23 Juni 2026
0

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan komitmen pemerintah untuk fokus memperbaiki infrastruktur, alsintan, benih, dan jaringan irigasi demi menjaga stabilitas pangan...

Lapak Pentol Telur Area Penas Raih Omzet Rp1 Juta per Malam, Naik Tiga Kali Lipat

Lapak Pentol Telur Area Penas Raih Omzet Rp1 Juta per Malam, Naik Tiga Kali Lipat

by REDAKSI
22 Juni 2026
0

LIGONEWS.ID - PENAS XVII yang berlangsung pada hari Selasa, 23 Juni 2026, menjadi berkah besar bagi para pedagang kaki lima...

Next Post
Temu Usaha Agribisnis PENAS XVII Tahun 2026 Sukses Digelar, Perkuat Hilirisasi dan Kemitraan Usaha Petani-Nelayan

Temu Usaha Agribisnis PENAS XVII Tahun 2026 Sukses Digelar, Perkuat Hilirisasi dan Kemitraan Usaha Petani-Nelayan

Tutup Rangkaian PENAS XVII Gorontalo, Kedatangan Presiden Prabowo Disambut Meriah Ribuan Warga

Tutup Rangkaian PENAS XVII Gorontalo, Kedatangan Presiden Prabowo Disambut Meriah Ribuan Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Kedatangan Sherly Tjoanda Jadi Pusat Perhatian Peserta PENAS XVII

Kedatangan Sherly Tjoanda Jadi Pusat Perhatian Peserta PENAS XVII

24 Juni 2026
Tutup Rangkaian PENAS XVII Gorontalo, Kedatangan Presiden Prabowo Disambut Meriah Ribuan Warga

Tutup Rangkaian PENAS XVII Gorontalo, Kedatangan Presiden Prabowo Disambut Meriah Ribuan Warga

24 Juni 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
LIGONEWS.ID

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

CATEGORY

  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Hukum & Kriminal
  • International
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Traveling
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
  • Redaksi

© Copyright 2024 - All rights reserved | Proudly Hosted by Hestek Media

No Result
View All Result
  • International
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hiburan
  • Opini

© Copyright 2024 - All rights reserved | Proudly Hosted by Hestek Media