Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Gelar Paripurna Tingkat I, DPRD Gorontalo Mulai Bahas Raperda Perubahan APBD 2026

337
×

Gelar Paripurna Tingkat I, DPRD Gorontalo Mulai Bahas Raperda Perubahan APBD 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ligonewsid, KABUPATEN GORONTALO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gorontalo memulai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Pembahasan dibuka lewat rapat paripurna Pembicaraan Tingkat I pada Senin [31/8/2026].

Rapat paripurna yang digelar di ruang sidang DPRD Kabupaten Gorontalo itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Zulfikar Y. Usira. Agenda ini menjadi langkah awal bagi legislatif bersama eksekutif untuk membahas arah kebijakan perubahan anggaran tahun berjalan.

Example 300x600

Turut hadir dalam paripurna tersebut Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekda, para Asisten Setda, kepala OPD, hingga para camat.

Dalam sambutannya, Zulfikar menegaskan pembahasan Raperda Perubahan APBD harus mengacu pada mekanisme dan aturan yang berlaku. Ia menilai ketelitian sangat dibutuhkan agar kebijakan anggaran yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan pembangunan di daerah.

“Pembahasan Perubahan APBD ini adalah bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Untuk itu kita harus mencermatinya secara detail dan sesuai aturan yang ada,” kata Zulfikar.

Ia menambahkan, DPRD akan menjalankan fungsi penganggaran dengan menelaah seluruh program serta pos belanja yang tercantum dalam Raperda Perubahan APBD 2026.
Menurutnya, pembahasan juga harus memperhatikan skala prioritas serta kapasitas fiskal daerah. Dengan begitu, perubahan anggaran yang disahkan bisa dijalankan secara optimal dan berdampak langsung ke masyarakat.

“Kita akan mengkaji bersama seluruh program dan alokasi. Intinya, pembahasan harus berpijak pada prioritas pembangunan dan kemampuan keuangan daerah,” ungkap Zulfikar.

Ketua DPRD itu juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi dan koordinasi selama proses pembahasan. Menurutnya, sinergi antara DPRD dan Pemda sangat penting agar setiap tahapan berjalan lancar.

Zulfikar berharap pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026 dapat berlangsung terbuka dan konstruktif dengan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat Kabupaten Gorontalo.
“Kami berharap semua tahapan berjalan lancar dan menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran untuk pembangunan daerah,” ujarnya.

Setelah Pembicaraan Tingkat I ini, DPRD Kabupaten Gorontalo akan melanjutkan pembahasan sesuai mekanisme. Proses tersebut diharapkan dapat memastikan Perubahan APBD 2026 ditetapkan secara akuntabel dan sesuai kebutuhan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *