LIGONEWS.ID, GORONTALO – Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) Al-Muttaqien Kelurahan Siendeng menggelar wisata akhir tahun di Pantai Botutonuo, Kabupaten Bone Bolango, Minggu (24/12/2023).
Adapun tema yang diangkat pada kegiatan wisata akhir tahun yaitu “Satukan Hati Eratkan Silaturahim”. Pada kegiatan itu juga turut dihadiri Wali Kota Gorontalo periode 2008 – 2013, H. Adhan Dambea, S.Sos., S.H., M.A., yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina TPQ Al-Muttaqien, Ustadz H. Mahmud Lanti selaku Ketua TPQ, Ustadz Ruslan Demanto selaku penceramah serta juga hadir para santri dan santriwati mulai dari angkatan pertama sampai dengan angkatan ke 44.

Dalam sambutanya, Adhan Dambea, merasa bangga dengan perkembangan dan kemajuan TPQ Al-Muttaqien, bahkan dirinya berharap tamam pengajian ini bisa moderen untuk tahun – tahun yang akan datang.
“Harpan saya TPQ ini bisa moderen dan itu insyaallah keinginan saya disisa perjalanan umur saya saat ini. Meskipun saya bukan orang kaya dan punya kelebihan, tetap saya akan membangun TPQ ini dengan semangat saya dan jabatan saat ini akan saya gunakan untuk membantu kemajuan TPQ ini,” tutur Anggota DPRD Provinsi Gorontalo ini.
Selain itu Adhan mengatakan untuk tahun 2024 mendatang dirinya akan kembali membantu TPQ sebesar Rp 40 juta lewat jalur Anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Bukan tanpa alasan bantuan ini yaitu melihat dari sisi perkembangan TPQ yang setiap tahunnya melahirkan santir dan santriwati yang bermanfaat bagi daerah ini.
“Insyaallah tahun depan saya bantu Rp 40 juta. Kita tahu bersama saat ini kesejakteraan bagi guru – guru ngaji masih kurang, makanya saya terus berkomitmen untuk membantu dan memperjuangkan hal tersebut. Saya juga berharap kerjasamanya bapak/ibu sekalian untuk bersama-sama membantu Al-Muttaqien ini,” kata mantan Ketua DPRD Kota Gorontalo ini dan disambut tepukan tangan dari santri maupun santriwati yang hadiri pada kegiatan tersebut.
Terpantau juga Adhan Dambea meneteskan air matanya serta sangat terharu dengan perkembangan, kemajuan dan kekompakan dari setiap santri, baik angaktan pertama hingga angkatan ke 44.

Kepada media ini, Ketua TPQ Al-Muttaqien Ustadz Mahmud Lanti mengatakan bahwa kegiatan seperti rutin dilaksanakan setiap akhir tahun untuk mempererat silaturahim dari setiap anggota.
“Kenapa kami agendakan diakhir tahun pertemuan ini, karena setiap santri dan santriwati jarang bertemu seperti ini dari angkatan pertama sampai hari ini yang sudah masuk ke angkatan 44, sebab mereka ini kan punya waktu yang berbeda – beda pada saat melakukan pengajian, ada yang pagi, siang, sore dan malam hari,” ujar Mahmud Lanti.

Selain itu juga Mahmud Lanti menjelaskan bahwa TPQ Al-Muttaqien ini berdiri dari tanggal 6 Juli 1985. Bahkan kata Mahmud semenjak Adhan Dambea memimpin Wali Kota Gorontalo pada tahun 2008 sudah terbangun sekertariat atau tempat TPQ termegah di Provinsi Gorontalo.
“Dari tahun 1985 hingga 2007 itu masih dari rumah ke rumah dan semenjak tahun 2008 kita sudah memanfaatkan banguan yang sudah ada sekarang ini. Saat ini sudah ada 44 angkatan semenjak Pak Adhan Dambea Wali Kota Gorontalo dan beliau yang membangun TPQ, kalau dihitung – hitung ratusan bahkan ribuan santri dan santriwati mulai dari anak – anak, dewasa hingga lansia yang ada di TPQ Al-Muttaqien ini,” jelasnya.

Terakhir dirinya menyampaikan untuk awal tahun 2024 mendatang akan dibuka penerimaan santri dan santriwati untuk angkatan 45.
“Selain penerimaan angkatan yang ke 45 untuk awal tahun 2024, kita juga akan mempersiapkan lomba MTQ,” tandasnya. (Adv).
Editor : Tim Redaksi.




















