Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Destinasi Agrowisata Gorontalo Muncul dari Sisa Gelar PENAS XVII Limboto

4
×

Destinasi Agrowisata Gorontalo Muncul dari Sisa Gelar PENAS XVII Limboto

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Ligonews.ID, Limboto – Pemerintah Provinsi Gorontalo merancang destinasi agrowisata Gorontalo secara permanen di atas lahan eks Gelar Teknologi PENAS XVII Limboto, Jumat (26/6/2026).

Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie mengawali langkah strategis ini dengan mengunjungi kediaman warga pengelola tanah di Desa Kayubulan.

Example 300x600

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Mario Mulyadi turut mendampingi tinjauan lapangan tersebut. Perwakilan Kementerian Pertanian juga hadir menyaksikan rancangan awal kawasan wisata edukasi ini.

Rombongan birokrat mematok target optimalisasi penuh area seluas 1,8 hektare tersebut. Mereka menyatukan konsep pertanian mutakhir, perikanan darat, edukasi, dan rekreasi keluarga dalam satu lokasi terpadu.

Ikon Baru Destinasi Agrowisata Gorontalo

Keberadaan fasilitas peninggalan ajang nasional membuka peluang besar bagi dunia pendidikan lokal. Para pelajar dan petani daerah memiliki akses langsung mempelajari praktik budidaya tanaman modern.

Pemilik tanah, Lian A.W. Hapulu, menyambut baik tawaran pendampingan jangka panjang ini. Sinergi nyata antara warga sipil dan pemerintah membuktikan keberhasilan komunikasi publik yang setara.

Komitmen Berkelanjutan Pemerintah Provinsi

“Kami ingin memastikan lokasi ini tetap memberikan manfaat setelah PENAS selesai. Agrowisata ini diharapkan menjadi ikon baru Gorontalo sekaligus pusat edukasi pertanian dan perikanan. Pemerintah provinsi akan terus berkolaborasi agar kawasan ini terpelihara dan berkembang,” tegas Idah Syahidah memaparkan visi besarnya.

Suasana sejuk menyelimuti rombongan saat memutari petak-petak kebun percobaan. Hamparan tanaman hortikultura yang tumbuh subur menyegarkan pandangan mata setiap anggota rombongan pemerintah.

Pemandangan hijau ini berpadu serasi dengan tata letak pemukiman penduduk Desa Kayubulan. Wakil Gubernur mengingatkan seluruh pihak agar konsisten memelihara keamanan aset berharga ini dari tangan jahil.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo segera merumuskan regulasi turunan pendukung operasional kawasan wisata. Langkah taktis ini bertujuan memperkuat fondasi kerja sama pengelolaan aset swasta demi kemaslahatan publik.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *