LIGONEWS.ID, POHUWATO – Setelah didesak warga, KPH III Pohuwato dikabarkan telah melakukan peninjauan ke kawasan Hutan Produksi Terbatas / HPT Desa Balayo, Kecamatan Patilanggio. Namun kedatangan petugas justru membuat aktivitas yang diduga ilegal logging berhenti sementara.
Informasi dari warga, aktivitas penebangan dan pengangkutan kayu mendadak terhenti. Warga curiga ada kebocoran informasi sebelum petugas turun ke lokasi.
“KPH sudah pernah turun, tapi anehnya pas mau turun, kegiatan di hutan langsung berhenti. Kayu tidak ada yang keluar. Seperti ada yang kasih bocoran dulu,” ujar salah satu warga Desa Balayo, Jumat [3/9/2026].
Warga menduga kuat ada oknum yang “main mata” dengan pelaku. Pasalnya mobil pick up hitam DM 8416 DF yang sebelumnya sering keluar masuk hutan, kini tidak terlihat lagi.
Dalam pemberitaan sebelumnya, nama pengusaha berinisial SI disebut warga. Berdasarkan informasi yang dihimpun, SI merupakan warga asli Dusun Tahele, Desa Balayo.
Warga menilai jika benar ada pembocoran informasi dari internal, maka upaya penindakan akan sia-sia. Hutan HPT Balayo sendiri merupakan daerah resapan air dan penyangga banjir serta longsor di Kecamatan Patilanggio.
“Kami minta KPH III Pohuwato usut juga dari dalam. Jangan sampai ada petugas yang melindungi. Kalau mau sikat, sikat sekalian. Jangan tebang pilih,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, KPH III Pohuwato belum memberikan keterangan resmi terkait hasil peninjauan dan dugaan kebocoran informasi tersebut.
Masyarakat berharap ada patroli mendadak dan penegakan hukum tanpa pandang bulu agar pelaku dan siapa pun yang membekingi dapat diproses.



















