LIGONEWS.ID, GORONTALO – Polemik Rektor UNUGO Ridwan Tohopi yang dipersoalkan puluhan mahasiswa karena mantan napi korupsi mendapat tanggapan dari Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI) Provinsi Gorontalo.
Dihubungi tim redaksi Koordinat.co dan Ligonews.id, Rustam Akili menyarankan kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2DIKTI) Wilayah XVI Gorontalo untuk memediasi polemik sejumlah Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (UNUGO) yang melayangkan surat petisi terkait Kampusnya dipimpin oleh Rektor mantan narapidana, Kamis (25/08/2022).
Dikatakannya, bahwa polemik tersebut adalah polemik internal yang harus diselesaikan oleh pihak-pihak UNUGO itu sendiri.
“Saya sebagai Ketua APPERTI Gorontalo menyarankan untuk segera diselesaikan persoalan itu antara Mahasiswa dan pihak-pihak yang digugat. Dan apabila tidak bisa diselesaikan, dimediasi oleh L2DIKTI Gorontalo, Itu internal mereka saya tidak mau ikut campur, itu harus diselesaikan internal,” kata Rustam.
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Duluo Limo Lo Pohalaa (YP-DLP) Universitas Gorontalo (UG), itu pun keheranan mengapa sedari awal kehadiran Rektor UNUGO tidak dipersoalkan.
“Kan Rektor (Ridwan Tohopi_red) sudah 3 tahun, kenapa dari awal tidak dipersoalkan..? jangan nanti di ujung-ujungnya begini. Tapi sekali lagi saya enggak mau masuk ke internal itu,” Tukas Ketua MW KAHMI Provinsi Gorontalo itu.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Umum L2DIKTI Gorontalo, Irwan Halid ketika dihubungi awak media di nomor 0821914296** belum merespon. Hingga berita ini diterbitakan redaksi Ligonews.id masi berupaya menghubungi Kabag Umum demi mendapatkan klarifikasi yang jelas.
Penulis : Dafid

















