Foto : Istimewah
LIGONEWS.ID, GORONTALO – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bolango, Ahmad Bahri dilantik Wakil Bupati Bone Bolango Merlan uloli pada tanggal 10 Januari 2023, dengan masa kerja 2023 S/d 2028.
Adapun harapan dari Pemda Bonebol yaitu ada perubahan yang dilakulan oleh Direktur untuk Perumda Tirta Bolango, salah satunya memulihkan keuangan perusahaan pasca diaudit kinerja BPKP Perwakilan Provinsi Gorontalo periode 2021 dan mendapat predikat sakit.
Namun anehnya harapan dari Pemda Bonebol tersebut rupanya diacuhkan oleh Direktur Perumda Tirta Bolango Ahmad Bahri, seperti informasi dan data yang masuk diredaksi Ligonews.id, bahwa Direktur Ahmad Bahri menerima gaji serta tunjangan sebesar Rp 29.750.000 (Dua Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah). Sementara gaji karyawan Perumda Tirta Bolango sendiri mengalami penurunan.
Kepada awak media, salah satu oknum karyawan di Perumda Tirta Bolango membenarkan bahwa Direktur telah memotong gaji mereka.
“Iya benar, kalau tidak salah ada 54 orang termasuk saya yang gajinya dipotong. Sementara gaji Pak Direktur setelah kami dengar dikisaran hamir 30 juta,” katanya sembari meminta namanya tidak dipublikasikan.
Sementara itu Direktur Perumda Tirta Bolango, Ahmad Bahri, saat ditemui diruang kerjanya membenarkan dirinya menerima gaji beserta tunjangan pada bulan Januari sebesar Rp 29.750.000 dan untuk 54 orang pegawai juga benar gajinya diturunkan.
“Memang betul, ini dalam rangka melakukan pemeliharaan dan perbaikan yang ada di perusahaan (Perumda,read), maka saya coba rampingkan dulu, disisi lain ada banyak yang perlu dilakukan perbaikan tetapi ini saya lihat biaya belanja pegawai malah besar,” ujarnya. Rabu (15/02/2023).
Disinggung mengenai gajinya yang hampir mencapi 30 juta rupiah, dirinya menjelaskan bahwa itu sudah sesuai dengan peraturan yang seharusnya diterima dirinya selaku pimpinan, meskipun diakui bahwa sudah ada penurunan kurang lebih Rp 5.250.000 (Lima Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).
“Itu sudah saya turunkan, direktur lama itu gajinya Rp 35.000.000 (Tiga Puluh Lima Juta Rupiah) dan apabila saya lihat masih berpengaruh dibiaya operasional maka saya pastikan dibulan depan akan saya turunkan,” ungkap Ahmad Bahri.
Secara terpisah Sekertaris Daerah (Sekda) Bone Bolango Ishak Ntoma yang juga Dewan Pengawas Perumda Tirta Bolango ketika dimintai tanggapanya lewat sambungan telfon menjelaskan bahwa persoalan ini sudah ditangani oleh Pemda.
“Ya Pak Bupati sudah mengetahui ini dan sudah diputuskan gaji dari Direktur Rp 15.000.000 (Lima Belas Juta Rupiah) untuk bulan depan, kemarin (bulan Januari,read),” tandasnya.
Penulis : Dafid

















