LIGONEWS, GORONTALO – RRI Gorontalo menggelar dialog interaktif bertajuk “FORKI Rumah Perguruan Karate di Provinsi Gorontalo” yang membahas peran organisasi sebagai wadah pemersatu perguruan karate sekaligus penggerak pembinaan atlet. Kegiatan disiarkan pada Jumat, 26 September 2025.
Ketua Terpilih FORKI Gorontalo, Danial Ibrahim, menekankan bahwa organisasi ini merupakan satu-satunya payung resmi seluruh aliran karate.
“FORKI menjadi satu-satunya wadah resmi yang menaungi seluruh aliran karate. Dengan demikian, tidak ada lagi perguruan yang berjalan sendiri-sendiri. Semua dipersatukan dalam satu organisasi demi kemajuan bersama,” ujarnya.
Berbagai aliran besar, mulai dari Inkanas, Inkai, Inkado, Wadokai, Gojukai, Shokaido, ASKI, Lemkari, hingga BKC, kini bernaung di bawah FORKI Gorontalo.
Adam Dumbi dari Bidang Organisasi menekankan pentingnya kelembagaan yang solid.
“Tugas FORKI bukan hanya mengurus pertandingan, tapi memastikan tata kelola organisasi berjalan sehat, regulasi dipatuhi, serta hubungan antarperguruan terjalin harmonis. Dari sinilah lahir kekuatan untuk melahirkan atlet berprestasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ricky Dama menyampaikan fokus FORKI pada pembinaan jangka panjang.
“Kami menyiapkan sistem pembinaan berjenjang, mulai dari usia dini, pelajar, mahasiswa, hingga senior. Selain itu, peningkatan kualitas pelatih dan wasit juga menjadi prioritas, agar karate Gorontalo bisa bersaing di level nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Dialog ini menegaskan bahwa FORKI Gorontalo hadir sebagai rumah perguruan karate yang membangun sinergi dengan pemerintah, KONI, lembaga pendidikan, hingga komunitas olahraga. Langkah ini menjadi pondasi untuk melahirkan atlet unggul yang membawa prestasi bagi Gorontalo di pentas nasional maupun dunia.


















