LIGONEWS.ID, GORONTALO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo menggelar rapat tentang Pembinaan Prosedur Penanganan Pelanggaran Pemilu bersama Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Sabtu (25/02/2023).
Pelaksanaan kegiatan ini dalam rangka refleksi penanganan pelanggaran penyelenggaraan Pemilu tahun 2024. Kegiatan yang berlangsung selama Sabtu dan Minggu, di Hotel Aston Gorontalo, turut hadir dan dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, John Hendri Purba.
Diwawancarai sejumlah Media, John Hendri Purba menyampaikan bahwa, dari sisi regulasi Bawaslu itu diberikan tugas mengawasi. Kemudian dalam proses mengawasi harus diadakan namanya peningkatan kapasitas.
“Peningkatan kapasitas ini dalam rangka meningkatkan profesionalitas dari penyelenggara pemilu. Dalam konteks hari ini Bawaslu Kabupaten Gorontalo tentu berupaya seluruh lembaga adhoc itu dari Panwas Kecamatan hingga ke tingkat Desa/Kelurahan itu meningkatkan kapasitasnya,” ucapnya.
“Sehingga ketika menjalankan proses pengawasan, pencegahan, penindakan terhadap pelanggaran di tingkat-tingkatannya, dapat teratasi dengan baik,” sambungnya.

Selanjutnya, John menjelaskan salah satu upaya yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Gorontalo adalah memastikan secara kinerja Panwascam benar-benar berdasarkan regulatif.
“Secara normatif apa yang dilaksanakan oleh Panwas Kecamatan memang sesuai semangat daripada undang-undang nomor 7, semangat peraturan Bawaslu 5 tahun 2022, dan Perbawaslu 7 tahun 2022 tentang penanganan pelanggaran pemilu,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo Wahyudin M. Akili, mengungkapkan bahwa kegiatan fasilitasi dan pembinaan penanganan pelanggaran Pemilu yang digelar oleh Bawaslu diikuti 2 orang Anggota Panwascam, dan ditambah 1 orang staf .
“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dari perangkat Panwas di tingkat Kecamatan dalam penanganan pelanggaran,” kata Wahyudin.

Tambah Wahyudin, bahwa kegiatan ini sangat penting. Mengingat tahapan yang sudah berjalan saat ini membutuhkan kehadiran Panwas yang memiliki kemampuan atau keterampilan yang baik dalam menangani setiap dugaan pelanggaran yang berpotensi terjadi di lapangan.
” Kami akan terus memastikan kesiapan seluruh aparat kami yang ada di wilayah Kecamatan, hal ini untuk menjawab harapan publik akan hadirnya Pemilu yang berintegritas,” tambahnya.
Terakhir, dirinya mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut akan difokuskan pada diskusi teknis tugas Panwascam.
“Kegiatan hari ini akan dititik beratkan pada diskusi teknis pencegahan, dan penanganan pelanggaran Pemilu,” tandas Wahyudin Akili.
Penulis : Dafid Mohamad



















