Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Nyaris Ricuh, Adu Jotos Hingga Orator Dilempari Tanah, Warnai Aksi Demo di Rudis Bupati Gorontalo

6
×

Nyaris Ricuh, Adu Jotos Hingga Orator Dilempari Tanah, Warnai Aksi Demo di Rudis Bupati Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LIGONEWS.ID, GORONTALO – Ujuk rasa mahasiswa serta abang bentor menuntut Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo untuk segera mundur dari jabatanya nyaris ricuh dan adu jotos. Kamis (10/08/2023).

Awalnya masa aksi yang terdiri dari Mahasiswa Universitas Gorontalo dan IAIN serta Abang Bentor berkumpul dibawah tower pakaya (Menara Limboto,read). Dari hasil pantauan awak media, ratusan pendemo tersebut menyuarakan agar bupati tidak pantas lagi menjadi pemimpin.

Example 300x600

Selanjutnya masa aksi menuju rumah dinas Bupati Nelson untuk menyuarakan aspirasinya. Tiba di rudis bupati, masa aksi dihadang oleh aparat kepolisian didepan pintu masuk dan tidak di izinkan masuk kedapalam rudis.

Menanggapi hal tersebut salah satu koordinator aksi memerintahkan masa untuk tetap memaksa masuk ke dalam rudis. Aksi saling dorong pun terjadi antara apata kepolisian san masa aksi.

Masa pun tidak mau kalah, mereka masuk ke halaman rudis bupati melewati pintu yang lainya.

Dihalaman rudis sempat terjadi pemukulan kepada salah satu masa aksi yang diduga dilakukan salah satu oknum pegawai yang diketahui merupakan petugas rumah tangga di rumah jabatan Bupati Gorontalo. Namun hal tersebut berhasil direlai oleh aparat kepolisian Polres Gorontalo.

Salah Satu Simpatisan Bupati Gorontalo, AB Saat Melemparkan Segenggam Tanah Kepada Salah Satu Orator.

Tak berselang lama salah satu oknum simpatisan Bupati Gorontalo, inisial AB berusaha melempari orator dengan segenggam tanah dan langsung mengenai orator yang dikatahui merupakan mahasiswa IAIN Gorontalo.

Oknum simpatisan bupati tersebut diketahui merasa terseinggung atas ucapan yang disampaikan oleh orator yang menyebutkan bahwa orang atau pendukung Bupati Nelson bodoh semuanya. Hal tersebut memicu kemarahan dari AB, AB sendiri mengatakan silahkan berpendapat dimuka umum tapi jangan mengeluarkan kata-kata bodoh kepada siapa saja. AB sendiri berhasil ditenangkan.

Presiden BEM UG Man’uth M. Ishak, Saat Diwawancarai Oleh Awak Media.

Dihadapan awak media Presiden BEM UG Man’uth M. Ishak, menjelaskan bahwa aliansi mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Gorontalo peduli dengan marwah-marwah yang diwariskan oleh leluhur harus ditegakan.

“Pertama, saya menegaskan daerah kita ini menganut falsafah “Adat Basandikan Syarak, Syarak Basandi KItabullah” ini yang harus kita jaga. Yang kedua, tidak mungkin seorang perempuan membuka aibnya dihadapan publik kalau tidak benar, ini yang menjadikan dasar kita untuk turun aksi,” ujarnya.

Menurut Man’uth, aib yang dimaksud adalah hubungan layaknya suami istri, padahal tidak diikat dengan sebuah pernikahan.

“Bupati atau kepala daerah yang ketika sudah disumpah jabatanya, sudah merupakan milik publik, sekalipun itu isu pribadi. Tadi dari pihak pemerintah menggiring bahwa daerah sedang baik-baik saja dan ini tidak boleh dibiarkan dan kita hanya menginginkan hanya satu, yaitu menurunkan foro beliau di rumah dinas, karena sudah tidak pantas lagi dan tidak ada lagi toleransi atas prilaku amoral. Saya bisa pastikan kalau dirinya (Bupati Nelson,read) sudah mundur, daerah ini akan stabil kembali,” tandasnya. (DM)

Editor : Redaksi.
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *