Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahKesehatan

Komisi III DPRD Kabgor Monitoring Pekerjaan Gedung Rawat Inap RS Dunda Limboto

4
×

Komisi III DPRD Kabgor Monitoring Pekerjaan Gedung Rawat Inap RS Dunda Limboto

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LIGONEWS.ID, GORONTALO – Komisi III (Tiga) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo  memonitoring progres pekerjaan Neuro Center yang dimiliki RSUD Dr.M.M Dunda Limboto. Selasa (08/08/2023).

Maksud dan tujuan Komisi III untuk memastikan pekerjaan gedung rawat inap bisa tepat waktu dikerjakan oleh pihak pelaksana yaitu CV. Devindo Kontruksi yang menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023.

Example 300x600

Dari hasil pantauan awak media dilokasi pekerjaan, adapun nilai kontrak sebesar Rp. 8.662.321.753, ( Delapan Miliar Enam Ratus Enam Puluh Dua Juta Tiga Ratus Dua Puluh Satu Ribu Tujuh Ratus Lima Puluh Tiga Rupiah).

Selanjutnya Komisi III DPRD yang terdiri dari Ketua Sladauri Dj. Kinga, Wakil Ketua Abdul Haris Engahu, Sekertaris Hendra Abdul melakukan pertemuan di ruangan Direktur dr. Alaludin Lapananda, Sp.PD dan turut dihadiri pihak kontraktor, konsultan serta perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo.

Pertemuan Komisi III DPRD Kabgor Bersama Direktur RS Dunda Limboto dan Pihak Ketiga. Foto Dafid.

Dalam pertemuan tersebut Ketua Komisi Sladauri Dj. Kinga, berharap bahwa pekerjaan ini berjalan dengan baik dan tentunya tepat waktu.

“Kami sudah berinisiatif untuk mengunjungi langsung dan melihat sejauh mana progres pekerjaan ini dan semua dinas yang menjadi mitra kami akan kami kunjungi. Agar supaya ada pengawasan secara rill dari Komisi III dan jangan nanti sudah ada permasalahan baru kita turun,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Sladauri Dj. Kinga, sesuai pengalaman dilapangan ada faktor yang membuat pekerjaan tidak selesai tepat waktu, sehingga menimbulkan permasalahan serta kerugian kepada banyak orang.

“Pihak ketiga hanya berharap ditermin, tenaga kurang dan material kurang. Sehingga itu mengakibatkan pekerjaan terganggu. Kami berharap kedatangan ini segala-galanya menginginkan pekerjaan di Rumah Sakit Dunda ini bisa berjalan dengan waktu yang ditentukan,” ungkapnya.

Direktur RSUD Dr.M.M Dunda Limboto, dr. Alaludin Lapananda, Sp.PD. Foto : Dokumen Ligonews.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Dr.M.M Dunda Limboto, dr. Alaludin Lapananda, Sp.PD mengatakan bahwa untuk progres pekerjaan tersebut membutuhkan waktu.

“Setelah kami kroscek dengan tim teknis, ternyata bukan keterlambatan pekerjaannya, memang membutuhkan waktu terkait pekerjaan bor itu, pembongkaran gedung lama juga sangat berpengaruh. Meski pun saat ini progresnya tetap on the track, artinya tidak ada keterlambatan, deviasinya positif,” kata Alaludin.

Lanjut Alaludin, bahwa progres pekerjaan gedung tersebut menggunakan dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU).

“Ini include di sumber pendanaan DAK tahun 2023. Jadi salah satunya gedung fisik, kemudian ada pembangunan gedung Kep Lab yang tadi sama-sama kita lihat. Memang Kep Lab itu pendanaanya sebagian dari DAU, hanya tahap ruangnya saja. Dan sisa anggarannya untuk pengadaan alkes (Alat Kesehatan) untuk Kep Lab,” urainya.

Terakhir, dr. Alaludin menyampaikan jika gedung tersebut dipastikan pada bulan November sudah bisa beroperasi.

“Dan untuk Kep Lab ini kami berusaha mendorong agar lebih cepat pengerjaanya, karena ada perintah dari Kemenkes itu bulan November sudah bisa melayani pasien,” tandasnya.

Papan Proyek Pembangunan Gedung Rawat Inap Rs Dunda Limboto. Foto : Dafid.

Sementar itu dari keterangan pihak ketiga menjelaskan pekerjaan tersebut sudah mencapai target yang diinginkan, meskipun ada kendala yang dihadapi tetapi tidak membuat progres pekerjaan terganggu.

“Dari awal pekerjaan sampai dengan hari ini progresnya sudah mencapai target, kendalanya yaitu lokasi pekerjaan agak sempit untuk menaruh barang material, jadi material seperti batu, pasir, kerikil kita pesan ketika akan digunakan, kalau ditaruh disini daya tampung tidak bisa, besinya juga sudah ada dari surabaya sekitar 10 ton dan besi tersebut digunakan sampai akhir pekerjaan. Kami akan berusaha pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu,” tandasnya. (DM)

Editor : Tim Redaksi
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *