LIGONEWS.ID, GORONTALO – Perumda Tirta Limutu tetap menjamin pasokan air mengalir kepada para pelanggan saat musim kemarau ini. Meskipun harus dengan cara bergilir, khususnya wilayah rawan krisis air seperti Kecamtan Limboto dan Telaga.
Direktur Perumda Tirta Limutu Salfian Rivo Hiola, melalui Apris Husain selaku Plt Manajer Pemasaran menyatakan musim kemarau tahun ini berdampak kepada debit air yang mulai berkurang untuk wilayah Limboto dan sekitarnya.
“Jadi biasanya pompa air yg beroperasi itu ada dua, bahkan full selama 24 jam, tetapi saat ini sudah tidak full lagi. Sebab, sumber air yang masuk di penampungan itu sudah berkurang,” beber Apris. Selasa (22/08/2023).
Menurut Apris, yang dilakukan saat ini oleh pekerja membuat tanggul darurat dilokasi intek untuk mengantisipasi agar air bisa masuk dipenampungan.
“Sumber air yang terbesar itu di Kelurahan Bionga dan melayani Limboto seluruhnya, bahkan sebagian telaga. Wilayah paling terdampak itu dari Kelurahan Hepuhulawa sampai ke arah Telaga dan debit air sangat kurang,” jelasnya.
Disinggung untuk kecamatan lainya, Apris mengatakan sempat ada keluhan dari pelanggan tapi masih bisa diatasi. Apris menambahkan untuk mengatasi keluhan dari wilayah perumahan telah diantisipasi dengan mobil tangki milik PDAM.
“Mobil tangki tersebut dioperasikan untuk wilayah – wilayah tertentu dan melakukan pelayanan sampai larut malam. Saat ini juga dengan musim kemarau ini debit air berkurang dan pendapatan PDAM juga berkurang serta biaya operasional meningkat,” tandasnya. (DM).
Editor : Tim Redaksi.



















