LIGONEWS.ID, GORONTALO – Beredar foto tersangka dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Bone Bolango tahun 2011 – 2012 Hamim Pou sedang berada diruang tunggu bandara.
Ketua LSM Jamper Gorontalo, Zainudin Hasiru, melalui tulisanya yang dikirimkan ke redaksi Ligonews.id, menyayangkan sikap kejaksaan yang memberikan perlakuan khusus kepada Hamim Pou dalam perkara dugaan korupsi bansos Bone Bolango.
“Tidak tanggung – tanggung penyidik kejaksaan membiarkan yang bersangkutan berangkat kejakarta hari ini. Hal ini merupakan kondisi yang tidak baik dan merupakan peristiwa yang baru saja terjadi,” ujar Zainudin. Jumat (03/05/2024).
Lebih lanjut kata Zainudin, entah drama bersambung apa lagi dengan episode mana lagi yang sedang dipertontonkan kejaksaan saat ini.
“Hamim manusia “kuat”, ternyata memang lembaga Adyaksa sejak awal lemah dalam perkara ini alias Lommbbbooo. Dan apa yang didalilkan penyidik pada jawaban praperadilan kemarin mengenai alasan penahanan dimuntahkan sendiri,” kata Zainudin.
“Hal ini telah memperjelas kedudukan kejaksaan memang lemah dan masih berada diketiak bahkan telapak kaki oknum pejabat politik khususnya di Gorontalo,” lanjutnya.
Dirinya berpesan, sebaiknya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo dan seluruh jajaran Pidsus mundur saja, lebih cocok jadi jaksa fungsional.
“Penahanan dilakukan karena HP dapat saja menggunakan kedekatan dan kolega untuk melarikan diri. Kau yang mulai kau yang ingkari dan kau pula yang akhiri. Parkir saja kalau gak mampu, sebagai lembaga yang mengawal proses perkara ini, kami minta Kajati terbitkan lararang keluar negeri kepada Hamim Pou. Jangan sampai tragedi Harun Masiku jilid 2 terjadi lagi,” tandasnya. (Rls).



















