Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum & Kriminal

Polres Gorut Terkesan Lambat Tangani Dugaan Pencabulan di Biau, Rucen : Korban Trauma, Keluarga Malu

5
×

Polres Gorut Terkesan Lambat Tangani Dugaan Pencabulan di Biau, Rucen : Korban Trauma, Keluarga Malu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Foto : Istimewa

LIGONEWS.ID, GORONTALO – Lembaga Suwadaya Masyarakat (LSM) Lingkar Pemuda Gorontalo (LPGo) Provinsi Gorontalo Rucen Mii, meminta Polres Gorontalo Utara (Gorut) transparan terkait perkembangan kasus dugaan pencabulan yang dialami Bunga (Nama Samaran,read) (17) warga Kecamatan Biau. Pasalnya kata Rucen, sudah tiga bulan berlalu pihak keluarga belum mendapatkan informasi soal perkembang kasus tersebut.

Anggota LSM Lingkar Pemuda Gorontalo (LPGO) ini mengungkapkan, kekerasan seksual yang dialami oleh korban terjadi pada Desember 2022. Kata Rucen, akibat kejadian tersebut korban trauma dan tidak ingin melanjutkan sekolah.

Example 300x600

“Kasusnya sudah lama, dari tahun 2022 kemarin, namun sampai dengan saat ini tidak ada kejelasan dari pihak kepolisian. Korban semakin tersiksa pak, dia sudah tidak mau sekolah lagi. Bahkan keluarga sudah sangat malu,” ungkap Rucen seperti dikutip dari media Kontras.id, Selasa (28/2/2023).

“Saya khawatir, jangan sampai kasus ini hanya akan buyar dan tidak ada kejelasannya seperti kasus pelecehan seksual lainnya, kasihan keluarga korban. Banyak pengalaman saya khusus yang terjadi di kecamatan biau hanya berakhir damai, kami tidak mau seperti itu,” sambung Rucen.

Menurut Rucen, sejauh ini pihak Polres Gorontalo Utara sudah melakukan proses-proses yang sesuai seperti mengecek langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Pihak Polres sudah datang langsung ke TKP dan juga sudah melakukan BAP pada korban, namun setelah itu tidak ada lagi kejelasannya,” tandas Rucen.

Sementara itu, Kapolres Gorontalo Utara AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, S.I.K., melalui Kanit IV PPA, Aiptu Fachmy Onder menyatakan, penyidik mengalami kendala pada proses penanganan kasus tersebut.

“Karena banyak kasus anak yang kita periksa, nanti minggu depan anggota saya undang saksi-saksinya,” singkat Fachmy.

Editor : Dafid Mohamad
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *