Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHukum & Kriminal

Andi Taufik Minta Adhan Dambea Menseriusi Laporan di Mabes Polri Soal Video 700 Juta

5
×

Andi Taufik Minta Adhan Dambea Menseriusi Laporan di Mabes Polri Soal Video 700 Juta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LIGONEWS.ID, GORONTALO – Wakil Menteri Advokasi IAIN Sultan Amai Gorontalo, Andi Taufik kembali angkat bicara soal viralnya video upeti Rp 700 juta diduga melibatkan Kapolda Gorontalo, yang saat ini masi menjadi topik hangat.

Wakil Menteri Advokasi IAIN Sultan Amai Gorontalo, Andi Taufik.

Kepada media ini, Andi Taufik mengungkapkan bahwa sudah mulai ada beberapa orang dan kelompok yang melaporkan permasalahan ini ke pihak berwajib. Diantaranya adalah Anggota DPRD Provinsi gorontalo, Adhan Dambea yang sudah melaporkan beberapa nama di dalam video ke Mabes Polri.

Example 300x600

“Tentu ini menjadi langkah yang sangat bagus untuk menyelesaikan permasalahan yang sangat merugikan istansi kepolisian, karna diduga melibatkan Kapolda Gorontalo,” ungkapnya. Minggu (26/11/2023).

Lebih lanjut kata Andi, tentu dirinya sangat mendukung langkah yang dilakukan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea. Bahkan Andi, menekankan harus ada keseriusan dari pihak yang melaporkan.

“Jangan sampai ini hanya menjadi cara dan tipu daya untuk melakukan shock terapi terhadap orang-orang yang sudah di laporankan. Oleh sebabnya kami selaku mahasiswa dan aktivis siap mengawal bersama agar laporan ini mampu diseriusi. Kami mendukung apa yang dilakukan pak AD, agar bisa terungkap siapa dalang dari masalah ini,” lanjut aktivis muda ini.

Dirinya juga meminta kepada Kapolda Gorontalo untuk segera mengklarifikasi secara langsung terkait beredarnya Video tersebut.

“Sudah dari jauh-jauh hari saya sampaikan agar Kapolda memberikan klarifikasi namun sampai hari ini tidak mengambil langkah terkait dengan permasalahan ini. Jadi jangan heran kenapa hari ini sudah banyak orang yang melaporkan nama-nama yang terlibat di dalam video ini, karena di akibatkan oleh krisis kepercayaan terhadap Kapolda Gorontalo,” pintany.

Terakhir dirinya juga menambahkan, selain laporan Adhan Dambea di Mabes Polri, Andi pun angkat bicara soal laporan Paris Djafar dan Aliansi Mahasiswa Pelajar Paguyaman Raya AMPPR) di Polda Gorontalo yang telah melaporkan beberapa nama ikut serta terlibat di dalam video tersebut.

“Terakhir kemarin saya baca, bahwa Polda Gorontalo sudah menerima laporan mereka, jadi saya berharap Polda Gorontalo menseriusi laporan ini. Kami juga kembali meraptkan barisan dalam waktu dekat ini bakal menggelar aksi besar – besaran didepan Polda Gorontalo untuk mendesak pihak penyidik untuk bekerja profesional serta Kapolda Gorontalo segera melakukan karifikasi dihadapan kami,” tandasnya.

Editor : Tim Redaksi.
Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *