LIGONEWS.ID, GORONTALO – Sosok Prof Rustam Akili akhir – akhir ini mulai dibicarakan berbagai kalangan di tengah panas dinginya suhu politik di Kabupaten Gorontalo.
Dikabarkan bahwa Prof RA tidak mendapat restu dan dukungan dari Koordinator Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi dan juga sebagai Ketua DPW Partai NasDem Rachmat Gobel untuk bertarung di Pilkada Kabupaten Gorontalo sebagai Bakal Calon Bupati dari Partai NasDem.
Bahkan informasi A1 yang awak media terima bahwa RG rupanya menugaskan Prof RA ditempat lain tetapi belum tahu persis itu tugas apa dan dimana.
Setelah dikonfirmasi ke Prof RA, dirinya hanya memperlihatkan senyumannya dan menjawab memilih di kampus.
“Saya lebih memilih dan fokus di kampus saja,” singkatnya.
Selain itu juga terinformasi bahwa Anggota DPD RI Rahmijati Jahja menolak untuk dimajukan pada Pilkada Kabupaten Gorontalo dengan pertimbangan berbagai macam alasan dan hal itu telah disampaikan dihadapan RG.
Saat ini di internalnya DPD Partai NasDem Kabupaten Gorontalo hanya ada satu kader yang kelihatanya siap secara lahir bathin untuk maju pada Pilkada dan telah mendaftar sebagai Bacabup yaitu Sofyan Puhi yang nota bene merupakan Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo.
Tak sampai disitu, Sofyan Puhi pun dikabarkan tengah menjalin komunikasi dengan Sawaludin yang digadang – gadangkan maju sebagai Calon Wakil Bupati Kabupaten Gorontalo dari Partai
Persatuan Pembangunan (PPP).
Hal itu juga turut dibenarkan oleh Mesy Kiraman yang diketahui merupakan kader PPP, dirinya mengatakan bahwa SP dan Sawaludin pernah bertemu.
“Iya pernah bertemu di Jakarta, bulan Mei ini dan Sawaludin pada Pilkada Kabupaten Gorontalo akan main juga,” ucap Meys Kiraman. Rabu (22/05/2024).
Tepati Meys Kiraman enggan berkomentar banyak soal pertemuan antara SP dan Sawaludin tersebut. Dirinya lebih memposisikan diri untuk menunggu waktunya saja.
“Apa yang dibahas dan seperti apa, saya belum bisa menyampaikan, ada waktu yang tepat. Politik sangat dinamis,” ungkap mantan Sekertaris DPC PPP Kabupaten Gorontalo.
Disinggung soal flyer antara SP dan Sawaludin mulai gas full dipasangkan pada Pilkada Kabupaten Gorontalo, Meys Kiraman menanggapi dengan santai bahwa semuanya bisa dimainkan.
“Intinya kita main,” singkatnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai NasDem Limboto Barat, Rahmat Ichsan menuturkan bahwa silahkan berwacana siapa saja bisa dipasangkan lewat flyer dan ini namanya dinamika politik.
“Sikap kami menunggu hasil rekomendasi dari DPP Partai NasDem. Insyaallah tanggal 31 Mei 2024 ini akan dipaparkan hasil penjaringan bakal calon dan plano masing – masing kabupaten/kota dan provinsi di NasDem Tower Jakarta dan yang akan memaparkan itu adalah Ketua Bappilu Prof RA dan RG dihadapan pengurus DPP.
Selanjutnya dirinya mewakili pengurus DPC Partai NasDem Gorontalo tetap konsisten dengan apa yang menjadi keputusan DPP.
“Siapa saja yang dapat rekom Bacawabup kami konsisten mendukung itu, tapi kami masih berharap Prof RA yang mendapat rekom tersebut untuk Pilkada Kabgor dan ini hasil dari kesepakatan rapat pleno diperluas bersama pengurus DPD NasDem Gorontalo,” tandasnya. (DM).
Editor : Tim Redaksi.



















