Ligonews – Bapenda Gorontalo mengubah momentum Piala Dunia 2026 menjadi ruang kolaborasi pelayanan publik, hiburan masyarakat, dan penguatan ekonomi lokal. Agenda nonton bareng berlangsung di lingkungan Bapenda Provinsi Gorontalo sejak pembukaan turnamen hingga partai final.
Kegiatan ini tidak berhenti pada euforia sepak bola. Bapenda membuka layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan konsultasi perpajakan bagi warga yang datang ke lokasi nobar.
Konsep itu membuat masyarakat bisa mengurus informasi pajak dalam suasana yang lebih akrab. Sepak bola menarik massa, sementara layanan pajak hadir di tengah keramaian.
Bapenda Gorontalo Bawa Pajak ke Ruang Publik
Bapenda Provinsi Gorontalo mendorong model pelayanan yang lebih dekat dengan kebiasaan masyarakat. Nobar Piala Dunia 2026 memberi ruang temu antara pemerintah, warga, media penyiaran, dan pelaku UMKM.
Warga yang datang bisa menyaksikan pertandingan melalui tayangan resmi. Mereka juga bisa berkonsultasi mengenai pajak kendaraan tanpa harus menunggu agenda pelayanan reguler.
Bapenda juga menempatkan UMKM sebagai bagian penting dalam kegiatan ini. Pelaku usaha lokal mendapat ruang untuk memasarkan produk kuliner dan usaha lain kepada pengunjung.
Kolaborasi Kominfo dan TVRI Perkuat Tayangan Resmi
Pelaksanaan nobar ini melibatkan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo bersama TVRI Gorontalo. Kerja sama penyiaran itu membantu masyarakat menikmati pertandingan secara bersama-sama melalui tayangan yang resmi dan berkualitas.
Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
“Melalui kegiatan nobar Piala Dunia 2026 ini, kami ingin menghadirkan pelayanan yang lebih dekat kepada masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Dukungan Dinas Kominfo Provinsi Gorontalo dan kerja sama dengan TVRI Gorontalo menjadi bagian dari upaya menghadirkan tontonan yang berkualitas sekaligus memperkuat kolaborasi antarlembaga,” ujar Danial Ibrahim.
Menurut Danial, kegiatan tersebut mengusung semangat “Nobar Seru, Pajak Maju, UMKM Tumbuh.” Bapenda ingin momentum olahraga dunia ikut mendorong kesadaran pajak dan perputaran ekonomi masyarakat.
Transformasi Pendapatan dan Kemandirian Daerah
Bapenda juga membawa pesan “Transformasi Pendapatan, Kemandirian Daerah” dalam kegiatan ini. Pesan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak.
Di area nobar, suasana layanan publik tidak lagi terasa berjarak. Pengunjung bisa melihat langsung petugas pajak, lapak UMKM, dan layar pertandingan dalam satu kawasan kegiatan.
Bapenda Provinsi Gorontalo berharap agenda ini memperkuat kolaborasi pemerintah, media, pelaku UMKM, dan masyarakat. Danial juga berharap kegiatan tersebut memberi dampak nyata bagi penerimaan daerah dan ekonomi lokal.
“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah,” tutup Danial.


















