LIGONEWS.ID, GORONTALO – Korban penyiraman air keras di Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo saat ini mendapatkan perawatan di Rumah Sakit MM Dunda Limboto, Senin (10/10/2023).
Berdasarkan informasi dari ibu korban Niya Yasin ke awak media Ligonews.id, bahwa ID (18) selaku anaknya yang diketahui penyandang disabilitas tuna rungu wicara tersebut mendapat perawatan semenjak kemarin.
“Melihat kondisi luka anak saya yang setiap hari semakin parah maka saya dan suami memutuskan membawa anak ini ke Rumah Sakit Dunda, jam 8 pagi kemarin kami masuk rumah sakit dan langsung memdapatkan tindakan dari perawat,” ujarnya.
Lebih lanjut kata Niya, pada pukul 12.00 WITA, anaknya langsung dibawa keruangan operasi guna dilakukan tindakan pengangkatan kulit dibagian belakang.
“Sudah masuk tindakan operasi karena semakin parah lukanya sudah masuk ke dalam daging, tadi dokter sampaikan hari ini sudah bisa pulang dan dilakukan tindakan perawatan selanjutnya di Puskesmas,” lanjut Niya.
Dirinya juga kembali berharap pihak kepolisian agar dapat mengungkapkan siapa pelaku dan motifnya apa sampai anak saya dilakukan tindakan tidak terpuji ini.
“Setiap hari saya menangis pak, kenapa anak yang tidak bisa mendengar, berbicara diperlakukan seperti ini, kami orang susah pak, tidak mau menyusahkan kehidupan orang lain, kenapa sampai kami dilakukan seperti ini, saya berharap buat Pak Kapolda, Kapolres dan Kapolsek bisa mengungkap peristiwa ini,” harapnya dengan raut wajah sedih.
Dari hasil pantauan awak media, ID korban penyiraman air keras saat ini dirawat di Gedung Irene E. Saat dilihat dari raut wajahnya ID mengeluh kesakitan dan bahkan orang tuanya membantu dirinya untuk mengipaskan tubuh bagian belakang. (DM).
Editor : Tim Redaksi.



















