Gambar : Istimewah
LIGONEWS.ID, GORONTALO – Rumah Sakit dan Klinik Wilayah dikabarkan mengalami peningkatan pasien rawat inap bahkan ada beberapa RS sudah dinyatakan full, Jumat (16/09/2022).
Kepada awak media, Kepala Dinas Kesehan Provinsi Gorontalo, dr. Yana Yanti Suleman melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Andriyanto Abusamad membenarkan perihal beberapa Rumah Sakit di Gorontalo yang mengalami peningkatan pasien.
“Iya benar bahwa beberapa RS sudah full, contohnya RSUD Aloe Saboe saat ini mengalami peningkatakan pasien dan ada beberapa RS juga yang saat ini belum full ruanganya tetapi menunjukan peningkatan pasien,” kata Andriyanto saat ditemui di sela-sela kegiatanya di Grend Q Hotel Kota Gorontalo.

Disinggung apakah peningkatan pasien ini terkait virus covid 19 atau penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), dirinya mejelaskan bahwa saat ini belum ada informasi yang valid terkait apa penyebab dari membludaknya pasien dibeberapa RS tersebut.
“Belum bisa dipastikan penyakit apa yang saat ini ditangani oleh dokter yang ada di RS tersebut, kami bakal menginforkasikan lagi yang pasti saat ini biasanya kita melihat secara subjektif dengan cuaca yang panca roba kebanyakan orang itu terserang ispa atau demam, flu dan ini baru secara subjektif kondisi,” jelasnya.
“Kita sebagai pemerintah harus berdasarkan angka-angka dan data yang jelas beberapa RS itu memang penuh dan kita juga bisa melihat di RS itu bahwa 10 penyakit terbanyak itu apa, baik rawat inap dan jalan,” lanjutnya.
Untuk itu dirinya menghimbau kepada Nakes yang bertanggung jawab dibagian updet data untuk sesering mungkin menginformasikan perkembangan ketersedian tempat tidur dan ruangan yang ada disetiap RS melalui aplikasi SIRANAP (Sistem Informasi Rawat Inap).
“Selain Nakes, masyarakat juga bisa mengakses aplikasi Siranap tersebut untuk mengetahui ketersediaan tempat tidur disetiap RS dan kita juga memperkuat disetiap RS di kabupaten/kota untuk mengakses sistem rujukan menggunakan aplilasi secara online,” harapnya.
“Misalnya Puskes yang ada di Popayato Barat merujuk pasien penyakit dalam ke RS Bumi Panua, kalau disana tidak ada dokter penyakit dalam maka bisa dibuka di RSTN dan terterima ya dilanjutkan di RSTN. Sistem itu sudah kita bangun dan sosialisasikan ke faskes-faskes menggunakan aplikasi itu, meskipun ada kekurangan yang kita bangun terutama teman-teman yang melakukan updet,” tandasnya.
Sementara itu untuk RSUD MM Dunda Limboto sesuai data yang masuk dimeja redaksi Ligonews.id, saat ini BOR (Bed Occupancy Rate) atau laporan pemakaian tempat tidur di RS tersebut 90%. Ini menyatakan bahwa RS Dunda Limboto tidak lama lagi akan mengalami hal yang sama dengan beberapa RS yang sudah full ruanganya.
Adapun beberapa Rumah Sakit yang dinyatakan full yaitu.
- RSUD Aloe Saboe
- RS Bunda
- RS Multazam
- RS Islam
- RS Bioklinik
- RS Siti Khadijah ( Full Ruangan Anak)
- RA dr. Hasri Ainun Habibie (Ruangan Interna Full)
- RSUD Toto Kabila (Ruangan Interna, IGD dan Ruang Anak Full).
Penulis : Dafid Mohamad.

















